Agen Judi Bola – Bermain Seri, Jose Mourinho Salahkan Pemain Penyerang


Posted On Apr 14 2017 by

Jose Mourinho

Agen judi bola menyaksikan salah satu pertandingan klub favorit Kamis dini hari tadi. Laga yang melibatkan klub ternama Manchester United melawan Anderlecht itu ternyata berakhir seri. Hasil laga tersebut mengharuskan Setan Merah memenangkan pertandingan di putaran leg kedua Kamis mendatang di kandang sendiri.

Sebagaimana dilansir dari lamanĀ The Guardian sang manager, Jose Mourinho mengungkapkan sudah sepantasnya para pemain belakang (defender) Manchester United merasa kecewa atas kegagalan membantai Anderlecht di laga pertama perempat final Liga Eropa dini hari tadi. Sang manager menyebut nama Zlatan Ibrahimovic, Marcus Rashford, Henrikh Mkhitaryan, Jesse Lingard dan Anthony Martial sebagai pihak yang disalahkan.

MU sempat memimpin lewat gol yang dihasilkan Mkhitaryan setelah 37 menit babak pertama berlangsung hingga akhirnya menjelang sisa 3 menit menuju akhir pertandingan, pemain Anderlecht, Leander Dendoncker berhasil membuat seri jalannya pertandingan. Meskipun Setan Merah diunggulkan, tetapi para pemain tidak mampu memenangi pertandingan.

Mourinho mengungkapkan, “Jika saya adalah defendernya MU, saya akan merasa sangat kecewa dengan para pemain menyerang karena mereka harusnya memastikan kemenangan dan ternyata mereka tidak berhasil. Seharusnya hasil pertandingan lebih baik dan kami hanya dapat menyalahkan diri sendiri karena kami merasa telah merasa di atas angin di babak kedua dan tidak bermain dengan semangat menyerang.”

“Kami terlalu sering kehilangan kontrol bola dengan mudah, kami berhenti menyerang balik karena keputusan dan penguasaan bola yang ceroboh. Dan kami juga memberi lawan kesempatan untuk melakukan serangan balik dan beruntungnya para pemain bertahan kami cukup melakukan tugasnya dengan baik.”

“Kamu harus bermain lebih serius. Kami menempatkan semua penyerang kami, namun tidak banyak yang bisa dihasilkan dan mereka tidak fokus.”

Salah satu pemain tengah MU, Michael Carrick mengulang apa yang disampaikan managernya, “Rasanya menyedihkan sekali. Kita menguasai pertandingan tetapi teledor. Kami seharusnya memenangkan pertandingan tersebut.”

“Mereka memiliki 1 kesempatan dan berhasil mencetak gol lewat sundulan. Kami harusnya lebih agresif, sesederhana itu. Kami merasa terlalu nyaman. Kami menjadi ceroboh.”

Last Updated on: April 14th, 2017 at 10:54 am, by betwix


Written by betwix


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *